Sahabat ,
khususnya yang beragama Islam, sebentar lagi Bulan yang maha berkah dan
Suci Ramadhan 1434 H telah masuk lagi, dimana kita akan diberi
kesempatan lagi untuk beramal sebanyak-banyaknya di bulan itu.
Saat ini kita akan berada di bulan
Sya’ban 1434 H (bulan sebelum ramadhan versi penanggalan Hijriah). Bulan
Sya’ban merupakan salah satu bulan yang dirahmati oleh Allah SWT,
dimana pada bulan ini terdapat apa yang dinamakan malam nisfu Sya’ban.
Tanggal 15 Sya’ban 1434 H jatuh pada
tanggal 24 Juni 2013 (Malam Nisfu Sya’ban pada hari Senin sore tgl 24
Juni 2013 Malam Selasa sejak terbenamnya matahari). Jadi jika ingin
Puasa Nisfu Sya’ban, pada hari Selasa 25 Juni 2013.
Apa yang menyebabkan malam Nisfu Sya’ban
ini besar artinya bagi umat Muslim ? Berikut ini diceritakan seperti
yang di alami Rasulullah Saw (HR. Abu Hurairah):
Kebesaran hari ini diterangkan oleh Rasulullah saw.
” Malaikat Jibril mendatangiku pada
malam Nishfu (15) Sya’ban, seraya berkata, ” Hai Muhammad, malam ini
pintu-pintu langit dibuka. Bangunlah dan Shalatlah, angkat kepalamu dan
tadahkan dua tanganmu kelangit .”
Rasulullah saw bertanya,
” Malam apa ini Jibril ?”
Jibril menjawab.
” Malam ini dibukakan 300 pintu rahmat.
Tuhan mengampuni kesalahan orang yang tidak menyekutukan Allah dengan
sesuatu, kecuali tukang sihir, tukang nujum, orang bermusuhan, orang yg
terus menerus minum khamar (arak atau minuman keras), terus menerus
berzina, memakan riba, durhaka kepada ibu bapak, orang yang suka mengadu
domba dan orang yang memutuskan silaturahim. Tuhan tidak mengampuni
mereka sampai mereka taubat dan meninggalkan kejahatan mereka itu .”
Rasulullah pun keluar rumah, lentas mengerjakan shalat (sendirian) dan menangis dalam sujudnya, seraya berdoa :
” Ya Allah, aku berlindung
kepada-Mu dari azab dan siksa-Mu serta kemurkaan-Mu Tiada kubatasi
pujian-pujian kepada-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu Maka bagi-Mu
lah segala pujia-pujian itu Hingga Engkau rela .” (HR Abu Hurairah)
Oleh karena itu sahabatku, malam
tersebut sangatlah baik untuk beribadah dan memohon ampunan (bertaubat)
atas segala hal buruk yang kita lakukan, dan semoga Allah swt menerima
segala amal ibadah dan mengampuni dosa-dosa dan kesalahan kita.
Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy’ari RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“ “Sesungguhnya Allah pada malam Nishfu
Sya’ban mengawasi seluruh mahluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali
orang musyrik atau orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah)
Sumber:
http://www.pustakasekolah.com/malam-nisfu-saban.html#ixzz2X2s6KYn3